Sementara itu, pemberontak Houthi yang telah berbulan-bulan melancarkan serangan terhadap kubu pemerintah jarang mengomentari kerugian yang diklaim koalisi pimpinan Saudi. Akibatnya, sulit memverifikasi jumlah korban secara independen.
Pada Rabu, Houthi dilaporkan menyerang menara telekomunikasi di Marib dengan rudal balistik. “Serangan itu menyebabkan gangguan layanan komunikasi di banyak daerah,” kata seorang pejabat militer pemerintah.
Perang saudara Yaman dimulai pada 2014 ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa. Kondisi tersebut mendorong pasukan koalisi Arab untuk campur tangan untuk menopang pemerintah pada tahun berikutnya. Puluhan ribu orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi dalam apa yang disebut PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
(Erha Aprili Ramadhoni)