JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa purna tugas pada November 2021 ini.
DPR pun telah menyetujui Jenderal Andika untuk mengisi jabatan Panglima TNI usai menjalani fit and proper test. Selanjutnya, mantan Danpaspampres itu tinggal menunggu waktu untuk dilantik Presiden Jokowi.
Menanggapi hal ini, Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap Jenderal Andika dapat melanjutkan langkah-langkah Panglima TNI sebelumnya dalam membangun kondusivitas keamanan di Papua.
"Saya kira tentu kita berharap Panglima yang baru nanti, akan meneruskan langkah-langkah Panglima yang lama, dalam membangun kondusivitas keamanan di Papua dan lebih mempunyai pendekatan-pendekatan yang tentu lebih baik lagi," ujarnya usai meninjau Tugu MacArthur di Jayapura, Papua, dikutip dari keterangan tertulis pada Minggu (7/11/2021).
Dengan pendekatan yang lebih baik diharapkan intensitas gangguan keamanan di Papua dapat semakin menurun.
"Saya yakin Panglima yang baru itu punya konsep-konsep yang mungkin lebih memiliki pendekatan yang lebih baik lagi. Itu kita harapkan begitu," ucapnya.
Baca Juga : Komisi I DPR Setujui Pemberhentian dengan Hormat Panglima TNI Hadi Tjahjanto
Namun, Wapres menegaskan, Panglima TNI saat ini yakni Marsekal Hadi, juga telah menerapkan konsep dan langkah yang baik. "Tapi berdasarkan apa yang sudah dilakukan saya harap ada langkah-langkah strategis yang lebih baik lagi nanti dalam menangani keamanan di Papua," tuturnya.