Walaupun, lanjut Menag, adakalanya berbeda pendapat dan menjadi suatu hal biasa serta bukanlah pertentangan. Tetapi yang terpenting ialah dapat mencari titik damai agar perbedaan dipergunakan untuk merawat harmoni kebangsaan.
"Indonesia bagi siapapun melihat tentu bagaimana damainya negeri yang selalu diliputi toleransi. Dengan berbagai macam agama, perbedaan suku bangsa tetapi kita bisa merawat harmoni tentu atas kehadiran ulama, kiai dan MUI. Keharmonisan bangsa akan sangat luar biasa," katanya.
Baca Juga: Mahfud MD Bicara Tentang Penerapan Syariah dalam Konteks NKRI
Terakhir, Menag Yaqut menutup Itjima Ulama ke VII yang telah diselenggarakan selama tiga hari pada 09-11 November 2021 ini. "Dengan mengucap Alhamdulillah mari kita menutup itjima ulama MUI secara resmi. Semoga bermanfaat untuk agama yang kita cintai," ujar dia.
(Arief Setyadi )