Hamas Minta Justin Bieber Batalkan Konser di Israel

Susi Susanti, Jurnalis
Sabtu 20 November 2021 16:07 WIB
Penyanyi Justin Bieber (Foto: Reuters)
Share :

ISRAEL - Kelompok Islam Palestina Hamas telah meminta penyanyi Kanada Justin Bieber untuk membatalkan konsernya yang akan datang di Israel yang disebut negara pendudukan Zionis.

Bieber mengumumkan tanggal tur dunia 2022-nya minggu ini, dengan konser di Tel Aviv yang direncanakan digelar pada Oktober tahun depan.

Pada Kamis (18/11), Departemen Produksi Artistik Hamas mengeluarkan pernyataan, yang dikutip oleh outlet berita Sawa Palestina, “mengutuk dan mencela” penyanyi tersebut. Ia meminta Bieber membatalkan pertunjukan dan “memboikot negara pendudukan Zionis sebagai protes atas kejahatan berulang terhadap rakyat Palestina.”

Baca juga: Inggris Akan Tetapkan Hamas Sebagai Kelompok Teroris

Bieber diketahui telah tampil di Israel beberapa kali. Penampilan terakhirnya di sana adalah pada 2017 di Park HaYarkon – tempat yang sama yang dijadwalkan untuk tahun depan. Sejak pengumuman tanggal tur 'Justice', seruan agar dia membatalkan pertunjukan di Tel Aviv telah mendapatkan momentum di media sosial, dengan banyak poster mengutuk penyanyi itu karena mendukung apa yang disebut "negara apartheid."

Baca juga: Human Rights Watch: Israel Lakukan Kejahatan Perang di Gaza

Beberapa sumber mengatakan jika Bieber akan tiba di Israel setelah tampil di Afrika Selatan. “Justin Bieber benar-benar akan langsung dari Afrika Selatan ke Israel. Dari negara yang memerangi apartheid ke negara yang mempraktikkan apartheid,” keluh seorang pengguna Twitter.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya