“Memang tadi disebutkan ada beberapa tangki yang sedang dimodifikasi. Apakah itu menjadi penyebabnya, ini belum tuntas, kita tunggu saja," katanya.
Namun yang terpenting menurutnya, Komisi VI terus menunggu Pertamina holding untuk menyelesaikan kajian-kajian teknis tangki dan kajian teknis safety di KPI yang bisa menghasilkan rekomendasi-rekomendasi konkrit untuk segera diimplementasikan. Sehinga kebakaran kilang ini tidak terjadi lagi di seluruh Indonesia.
“Tujuan kunjungan kami adalah untuk bersama mencari sumber masalah dan solusi tuntas. Maka, kami minta Pertamina untuk percepat semua upaya menyediakan perlengkapan penangkal petir dan semua instalasi yang dibutuhkan. Agar tidak terulang lagi. Kajian teknis memang tadi saya dengar, Selain di KPI, Pertamina induk juga sudah melakukan. Kita tunggu analisanya dengan benar,"pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )