Adapun setiap dokumen yang dijadikan arsip, selalu diberi nama dan tanda khusus oleh Hoegeng. Misalnya pada dokumen terkait salah seorang menteri yang waktu itu disorot oleh publik karena manuver politiknya. Hoegeng-pun memberinya tanda dengan gambar buto rambut geni (raksasa berambut api) yaitu wajah raksasa dengan lidah api di kiri kanan kepalanya seperti dalam cerita pewayangan.
"Tanda lidah api itu diartikan macam-macam, misalnya seseorang yang mulai bermain api," ujar Hoegeng. Sosok yang digambarkan Hoegeng tersebut pada akhirnya memang dipenjara.
Kini, 17 tahun berlalu sudan sosok Hoegeng telah tiada. Hoegeng memang telah pergi untuk selamanya, tetapi namanya akan selalu terkenang. Memiliki kepribadian yang kuat, jujur dan idealis, sudah sepatutnya sikap-sikap Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso ini menjadi teladan para polisi.
(Khafid Mardiyansyah)