Sekadar informasi, sejumlah ilmuwan dan pakar epidemi mendeteksi adanya varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian baru tersebut disebut B.1.1529 atau lebih dikenal sebagai Omicron. Varian Omicron ini dilaporkan lebih menular karena lebih mudah menginfeksi sel manusia.
Baca Juga: Pemprov DKI Klaim Vaksinasi Dosis Kedua di Jakarta Capai 100%
Varian B.1.1.529 atau Covid-19 variam Omicron ini memiliki mutasi yang jauh lebih banyak dibandingka varian Delta dan varian Beta. Covid-19 varian Omicron ini ditemukan pertama kali pada 11 November lalu, di Botswana.
Kemenkes Botswana melaporkan empat kasus varian B.1.1529 tersebut, semua pasien diketahui sudah menerima vaksinasi lengkap. Beberapa negara kemudian menutup pintu masuk dari Afrika untuk mencegah Covid-19 varian baru tersebut.
(Arief Setyadi )