Dia menyebut, jika ada perwira Polri yang dapat menguasai agama, Polri dapat secara mudah masuk melakukan pendekatan dengan kelompok-kelompok radikal.
"Kalau polisi mengerti agama mereka akan lebih mudah. Polisi harus proaktif untuk hal ini. Di cari yang betul-betul berkualitas sama seperti yang lain sampai mereka seperti mereka menjadi perwira tinggi yang mengerti kitab kuning," pungkasnya.
(Awaludin)