JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini menyoroti beberapa realitas rekrutmen partai politik di Indonesia. Menurut dia, anggota partai politik tidak memiliki kedaulatan.
Dia menjelaskan, anggota parpol dan pemilih hanya diingat partai saat momentum tertentu, seperti pendaftaran partai politik politik untuk menjadi peserta pemilu dan ketika pemungutan suara di TPS berlangsung.
"Karena kalau partai ingin jadi peserta pemilu, dia harus punya 1.000 anggota ketika proses verifikasi faktual di KPU atau kemudian dia ingin menang pemilu lolos ambang batas parlemen maka dia harus mampu mengumpulkan suara pemilih," ujar Titi dalam webinar bertajuk Konvensi Rakyat: Jalan Baru Menuju Demokrasi yang Lebih Sehat, Jumat (3/12/2021).
Kemudian, kata Titi, Caleg bekerja secara instan hanya pada saat masa kampanye. Menurutnya, pendekatan itu menggunakan cara yang terbatas dan singkat.
"Massa kampanye kan tidak panjang, kurang dari 1 tahun hanya kurun 8 hingga 9 bulan," ungkapnya.