Pengungsi Erupsi Gunung Semeru Butuh Kasur hingga Selimut

Avirista Midaada, Jurnalis
Kamis 09 Desember 2021 23:51 WIB
Pengungsi Gunung Semeru. (Foto : MNC Portal/Avirista Midaada)
Share :

LUMAJANG - Manajemen distribusi bantuan tampaknya menjadi pekerjaan rumah bagi tim tanggap darurat, hingga hari keenam pascaerupsi Gunung Semeru. Bantuan dari sejumlah elemen masyarakat memang berdatangan, tetapi belum sepenuhnya dapat tersalurkan karena harus melalui proses inventarisasi dan pendataan.

Dari pantauan MNC Portal, pada Kamis (9/12/2021) malam, sejumlah pengungsi di pos pengungsian SDN Supiturang 4 terlihat tidur dengan beralaskan tikar. Beberapa di antara mereka tampak ada yang tak menggunakan selimut, kendati udara malam cukup dingin.

Total ada 452 warga yang mengungsi di Pos [engungsian di SDN Supiturang 4 hingga Kamis pukul 20.00 WIB. Mereka mayoritas berasal dari Dusun Umbulan dengan 199 jiwa, Dusun Sumbersari dengan 130 jiwa, Dusun Gumukmas dengan 66 jiwa, Dusun Supiturang dengan 36 jiwa.

Kemudian Dusun Kamar A dengan 16 jiwa, Dusun Binangun dengan 3 orang, dan Dusun Oro-Oro Ombo dengan 2 orang. Mereka menempati setidaknya lima ruangan kelas yang disulap menjadi area tidur para pengungsi.

Warga Dusun Sumbersari, Irwanto mengaku masih belum mendapat kebutuhan bantuan yang cukup. Ia mengakui, beberapa kebutuhan seperti selimut, kasur, hingga peralatan mandi masih kurang.

"Yang dibutuhkan itu kayak selimut, kasur, peralatan mandi untuk di pengungsian masih kurang. Kalau untuk makanan, obat-obatan, kebutuhan bahan pokok sudah cukup," ujar warga RT 11 RW 4 Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Pronojiwo ini.

Baca Juga : BPBD Pastikan Kebutuhan Logistik Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru Tercukupi

Ia bersama keluarganya terpaksa mengungsi ke SDN Supiturang 4 karena rumah yang dimilikinya sudah tak bisa lagi ditinggali akibat tertimbun material erupsi Gunung Semeru.

"Ini ngungsi di SDN Supiturang 4, di RT sini ada total 84 KK (Kepala Keluarga) yang ngungsi. Semuanya ngungsi rumahnya rusak parah," ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya