MAJALENGKA - Dalam tiga hari, tepatnya Rabu (8/12), Kamis (9/12) dan Sabtu (11/12/2021), sedikitnya tercatat 29 kali bencana alam terjadi di Kabupaten Majalengka. Puluhan bencana alam itu terjadi di 10 kecamatan yang tersebar di 20 desa.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Majalengka Indrayanto mengatakan, musibah itu terdiri dari longsor, banjir dan angin kencang. Dari tiga hari itu, hari Rabu tercatat paling banyak terjadi kasus bencana alam.
"Kejadian hari Rabu tanggal 8 Desember, terjadi di Kecamatan Bantarujeg, Banjaran dan Kecamatan Maja. Sebagian besar jenisnya longsor," kata Indra.
Pada Kamis, bencana alam terjadi di Kecamatan Cikijing. Di daerah itu, banjir melanda Desa Kesturi dan mengakibatkan tersendatnya lalu lintas dari arah Kuningan menuju Majalengka.
Baca juga: Cari Rongsokan di Sungai, Warga Temukan Mayat Wanita Tanpa Busana
"Di hari yang sama, terjadi pohon tumbang di Kecamatan Leuwimunding, menimpa pagar SDN 3 Murat," jelas dia.
Bencana dengan jumlah titik banyak kembali terjadi pada Sabtu. Pada akhir pekan itu, angin kencang melanda tiga kecamatan yakni Kecamatan Sumberjaya, Jatitujuh, Ligung, dan Kecamatan Dawuan.