JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan virus corona baru varian Omicron adalah kasus varian yang bermutasi sangat cepat dan telah dikonfirmasi di 77 negara. Varian Omicron juga baru dinyatakan masuk Indonesia.
Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan varian itu mungkin banyak yang belum mendeteksinya, dan menyebar pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Terkait hal ini, sekelompok ilmuwan menyebut dua teori atau hipotesis yang terkait asal usul varian Omicron.
Salah satu hipotesis itu menyebut Omicron bersumber dari hewan. Artinya virus corona menginfeksi populasi hewan yang tidak diketahui dan bermutasi di dalamnya.
Menurut laporan WHO yang dirilis pada Maret lalu, dari situ, virus menyebar ke manusia, seperti yang dilakukan virus Sars-CoV-2 asli.
Baca juga: Omicron Masuk Indonesia, Bagaimana Bisa Menyebar dengan Kecepatan yang Belum Pernah Terjadi
Namun Larry Corey menjelaskan, analisis genetik Omicron sejauh ini menunjukkan bahwa varian tersebut berevolusi pada tubuh manusia.
"Data menunjukkan bahwa hipotesis penularan di hewan hampir tidak mungkin," kata Corey.
Baca juga: WHO Varian Omicron Terkonfirmasi di 77 Negara