"Terjadi persaingan setara antara elite parpol dengan rakyat biasa. Ini tentu saja menjadi roh baru ataupun ya semangat baru bagi demokratisasi di Indonesia," ujarnya.
Arif mengungkapkan, langkah Partai Perindo meluncurkan Konvensi Rakyat berbasis digital amat relevan dengan tantangan zaman. Menurut dia, berdasar data dari Asosiasi Pengguna Internet di Tahun 2020 jumlah masyarakat yang mengakses dunia maya mencapai 73 persen.
Baca Juga : Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com atau hubungi (021) 5068200 dan (WA) 081901002376
"Tentu saja akan relevan dengan makin marak dan membudayanya internet. Ini menjadi menarik, sehingga kemajuan teknologi dan informasi bisa digunakan untuk membangun dan meningkatkan kualitas demokrasi," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)