SORONG - Warga Kota Sorong, Papua Barat mendadak panik dan berhamburan keluar rumah saat merasakan guncangan gempa berkekuatan Magnitudo (M) 5,5, Minggu (19/12/2021) dini hari.
Salah seorang warga, Rizal mengaku merasakan dua kali guncangan keras saat gempa berlangsung. Saat itu, kata dia, dirinya tengah akan melaksanakan ibadah Sholat Tahajud.
Dia bercerita bahwa saat itu dirinya dan keluarga langsung berusaha menyelamatkan diri keluar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Tadi pas mau siap-siap sholat ya, tapi tiba-tiba ada gempa, guncangannya dua kali dan cukup keras, makanya kami semua keluarga keluar rumah selamatkan diri," kata Rizal.
Rizal berharap tak ada lagi gempa susulan sehingga bisa segera kembali ke rumah untuk beristirahat.
"Apalagi rumah kami ini dua lantai. Kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga tidak ada gempa susulan lagi," imbuhnya.
Baca juga: BMKG Minta Warga di Kota Sorong Waspadai Gempa Susulan
Sementara itu, warga Kompleks Danau Maninjau, Kelurahan Tanjung Batu, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Alfian menambahkan bahwa dirinya juga merasakan dua kali guncangan gempa di Kota Sorong.
Kata dia, dirinya dan keluarga saat gempa sudah tidur namun langsung terbangun setelah merasakan dua kali guncangan keras di rumahnya.
Baca juga: Kota Sorong Diguncang Gempa M5,5, Warga Berhamburan Keluar Rumah
"Gempa kuat sekali, ada dua kali kita rasa, tadi keluarga sudah tidur, tapi pas ada goncangan makanya kami semua terbangun dan lari menyelematkan diri keluar rumah," ujarnya.
Saat ini BPPD Kota Sorong belum memberikan keterangan terkait adanya kerusakan atau korban dalam kejadian gempa bumi tersebut.
Sebelumnya, berdasarkan dari hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempa terletak pada koordinat 0,63 Lintang Selatan dan 131,49 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 35 Kilometer arah timur laut Kota Sorong pada kedalaman 10 Km.
Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di Kota Sorong dengan intensitas dirasakan (MMI): IV Sorong, IV Sorong Selatan, dan III Raja Ampat.
Baca juga: Gempa M5,5 Guncang Kota Sorong Papua Barat
BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut tak berpotensi tsunami.
Hingga pukul 01.31 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan sehingga masyarakat diminta waspada.
"Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi," tulis BMKG dikutip dalam laman resminya.
Baca juga: Gempa M4,6 Guncang Kaimana Papua Barat
(Fakhrizal Fakhri )