Ilmuwan Selidiki Hubungan antara Varian Omicron dengan HIV/AIDS yang Tidak Diobati

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 22 Desember 2021 11:34 WIB
Ilustrasi HIV/AIDS (Foto: Reuters)
Share :

“Tapi itu tidak terbukti. Kami telah melihat lima varian datang dari empat benua yang berbeda. Jadi, mengkambinghitamkan Afrika sungguh keterlaluan,” terangnya.

"Ini mengatakan bahwa kami tidak khawatir tentang orang-orang dengan gangguan kekebalan dari seluruh dunia. Kami hanya khawatir jika mereka berkulit hitam dan dari Afrika," lanjutnya.

“Jika kita ingin memperlambat risiko menciptakan varian baru, kita harus menerima tantangan ini di setiap negara di dunia. Itu untuk mencoba memastikan individu yang kekebalannya terganggu sepenuhnya divaksinasi dan bahwa mereka memiliki respons imun yang dapat dideteksi terhadap vaksin,” terangnya.

"Dan jika tidak, mereka harus diberikan dosis ekstra sampai mereka mengembangkan respon imun. Itu perlindungan terbaik kami dari kemungkinan orang dengan gangguan kekebalan mengembangkan varian," kata Profesor Karim.

Para ilmuwan juga mencatat bahwa ada banyak alasan lain, secara global, mengapa sistem kekebalan manusia mungkin terganggu.

Misalnya, munculnya varian Alpha telah dikaitkan dengan pasien yang menerima pengobatan untuk kanker di Inggris.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya