Cak Imin: Duet Kiai Miftah-Gus Yahya di PBNU Akan Banyak Inovasi

Felldy Utama, Jurnalis
Jum'at 24 Desember 2021 13:38 WIB
Muhaimin Iskandar (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - KH Yahya Cholil Staquf resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026 pada Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung. Sementara KH Miftachul Akhyar menjadi Rais Aam.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan selamat atas terpilihnya KH Miftachul Akhyar dan KH Yahya Cholil Staquf. Dirinya juga turut bahagia karena seluruh tahapan dan proses Muktamar berlangsung dengan lancar, aman, dan damai.

”Kita bersyukur, berbahagia dan bangga, Muktamar berjalan dengan lancar, aman, sukses, berkah, damai, dan membahagiakan semuanya. Selamat kepada seluruh penyelenggara Muktamar,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/12/2021).

Baca Juga:  Gus Yahya Jadi Ketum PBNU, Said Aqil: Pilihan Muktamirin Sangat Tepat

Wakil Ketua DPR RI ini menambahkan,nahdliyin dan nahdliyat menanti kiprah, kreasi dan seluruh pengabdian PBNU ke depan di bawah kepemimpinan Kiai Miftah dan Gus Yahya.

"Semoga dengan terpilihnya duet Kiai Miftah dan Gus Yahya ini akan banyak inovasi, banyak pengabdian yang menyesuaikan dengan tuntutan zaman dan tantangan sekaligus tuntutan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, ada dua hal yang menjadi tantangan PBNU di era kepemimpinannya nanti. Khususnya, tantangan itu terkait dengan kondisi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.

"Pertama, tantangan pemulihan ekonomi warga nahdliyin dan kemampuan daya tahan kesehatan masyarakat,” tutur pria yang akrab disapa Cak Imin itu.

Baca Juga: Ketum Golkar Airlangga Ucapkan Selamat pada Duet Kiai Miftah-Gus Yahya Pimpin NU

Di sisi lain, Gus Muhaimin juga menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada KH Said Aqil Siroj yang telah dua periode memimpin PBNU. Bahkan, dia menilai Said Aqil berhasil melaksanaakan Muktamar dengan sukses.

Gus Muhaimin menuturkan, PBNU di bawah kepemimpinan Kiai Said sebelumnya berjalan lancar dan banyak melahirkan inovasi. ”Banyak perguruan tinggi baru, karya-karya besar yang harus kita lanjutkan dalam periode-periode yang akan datang,” ujarnya.

Sekadar diketahui, KH Yahya Cholil Staquf terpilih sebagai Ketua Umum PBNU setelah memperoleh suara terbanyak dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).

Keputusan tersebut ditetapkan pada Sidang Pleno V yang dipimpin Ketua dan Sekretaris Panitia Pengarah Muktamar Ke-34 NU Prof Muhammad Nuh dan H Asrorun Niam Sholeh di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila), Jumat (24/12/2021).

Gus Yahya meraih 337 suara sementara Kiai Said sebagai calon petahana meraih 210 suara. Sebelumnya, KH Miftachul Akhyar terpilih melalui mekanisme AHWA (Ahlul Halli Wal ‘Aqdi) oleh sembilan kiai sepuh NU anggota AHWA.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya