Hal senada diungkapkan oleh Ketua Umum PBNU terpilih K. H. Yahya Cholil Staquf yang menegaskan bahwa NU akan mendukung agenda nasional pemerintah, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan keagamaan.
“Kami berharap (rencana pemerintah) bisa dijabarkan ke dalam program-program konkret yang bisa dieksekusi di tingkat daerah, dan PBNU akan berperan sebagai pusat koordinasi dan konsolidasi dalam pelaksanaan program-program tersebut,” ujar Gus Yahya.
Sementara itu, terkait kriteria pemilihan Rais Aam PBNU yang diberikan kepada K. H. Miftachul Akhyar, Wapres menyebutkan pemilihan tersebut dilatarbelakangi oleh kesepakatan bersama ditambah dengan sosok K. H. Miftachul Akhyar yang sudah berpengalaman.
“(Berasal dari) aspirasi dari bawah yang disampaikan. Kemudian track record-nya, sebelumnya sudah jadi Wakil Rais Aam, sudah jadi pejabat, jadi tinggal meneruskan saja. Lalu, semuanya sepakat kalau yang pantas untuk dijadikan Rais Aam adalah Kiai Miftachul, jadi tidak ada masalah. Jadi, karena kepantasannya ada, pengalaman karirnya sudah ada,” pungkas Wapres.
(Awaludin)