Bahkan Jokowi langsung menjajalnya secara langsung dengan menumpangi perahu naga bersama sejumlah menteri untuk menikmati pemandangan sekitar bendungan.
"Tadi saya mencoba memakai perahu, mendayung, karena memang arahnya waduk ini juga bisa dipakai sebagai tempat wisata sehingga ini menjadi tanggung jawab kabupaten maupun provinsi untuk nanti pengembangan selanjutnya," ungkapnya.
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Bendungan Ladongi juga berfungsi untuk penyediaan air baku sebanyak 120 liter per detik, reduksi banjir sebesar 176,6 meter kubik per detik, dan potensi listrik sebesar 1,3 megawatt. Bendungan ini dibangun pada 2016 sampai 2021 dengan biaya Rp1,2 triliun.
Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, dan Pj. Bupati Kolaka Timur Sulwan Aboenawas.
Baca juga: KALEIDOSKOP 2021: Perubahan Kebinet Jokowi, Nadiem dan Bahlil Diberikan Jabatan Baru
(Fakhrizal Fakhri )