RICHMOND - Sebuah tim konservasi di Negara Bagian Virginia, Amerika Serikat (AS), telah membuka sebuah kotak berisi memorabilia perang Konfederasi yang diyakini berusia lebih dari 130 tahun.
“Kapsul waktu” itu berisi surat kabar, buku, dan amunisi bertanggal Perang Saudara AS.
BACA JUGA: Biden Sahkan Anggaran Pertahanan AS, Besarnya Hampir Rp11 Kuadriliun
Pekerja menemukan kontainer di ibukota negara bagian Richmond saat menyelesaikan pemindahan patung Jenderal Konfederasi Robert E Lee.
Tugu peringatan itu disingkiran setelah mendapat penentangan menyusul pembunuhan George Floyd di Minneapolis tahun lalu.
Catatan yang dipegang oleh Perpustakaan Virginia mengatakan bahwa kapsul itu terkubur pada 1877 dan lusinan penduduk setempat menyumbangkan sekira 60 benda ke dalam wadah tersebut.
Konservator utama untuk Departemen Sumber Daya Bersejarah Virginia, Kate Ridgway, mengatakan isi dan desain kotak itu tampaknya cocok dengan catatan sejarah. Dia menambahkan bahwa meskipun isinya basah, kondisinya lebih baik dari yang diharapkan.
"Kami pikir semuanya akan menjadi sup dan itu bukan sup, jadi itu bagus," kata Ridway kepada wartawan sebagaimana dilansir BBC.
BACA JUGA: Biden: Kasus Covid-19 Akan 'Banjiri' Rumah Sakit, Rakyat AS Jangan Panik
Kapsul itu berisi sejumlah artefak era perang saudara, termasuk bendera Konfederasi yang dikatakan dibuat dari pohon yang tumbuh di atas kuburan asli Jenderal Stonewall Jackson yang terkenal, bola Miniè, sejenis peluru yang digunakan dalam Perang Saudara, dan sebuah peta Kota Richmond.
Beberapa catatan sejarah telah menimbulkan beberapa spekulasi bahwa kapsul itu mungkin berisi foto langka dari mendiang Presiden Abraham Lincoln.
Meski para konservator menemukan gambar cetakan dari Harper's Weekly edisi 1865 yang menurut Ridgway tampaknya menunjukkan sosok yang berduka atas makam Lincoln, foto itu tampaknya bukan foto langka yang dimaksud.
Sebuah kapsul waktu yang lebih kecil ditemukan di situs itu awal bulan ini dan ternyata merupakan peringatan tidak resmi yang ditempatkan oleh orang-orang yang membangun bagian-bagian patung itu.
Gubernur Virginia Ralph Northam memerintahkan patung Robert E Lee itu diturunkan pada September setelah protes yang mencengkeram AS setelah pembunuhan George Floyd.
Lee adalah sosok kontroversial di AS. Sementara beberapa orang memperingatinya peringatannya sebagai simbol kebanggaan masyarakat selatan AS, banyak yang lain mencemoohnya sebagai pengingat tentang sejarah rasisme dan perbudakan Amerika.
(Rahman Asmardika)