Positif Covid-19 di Tengah Penerbangan, Wanita Ini Diisolasi 5 Jam di Toilet Pesawat

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 31 Desember 2021 09:46 WIB
ilustrasi.
Share :

REYKJAVIK - Seorang guru sekolah Amerika Serikat (AS) mengatakan dia menghabiskan lima jam dalam isolasi mandiri sukarela di toilet pesawat setelah dinyatakan positif Covid-19 di tengah penerbangan.

Marisa Fotieo mengatakan dia merasa tenggorokannya sakit saat bepergian dari Chicago ke Reykjavik, di Islandia, pada 20 Desember.

BACA JUGA: Menyebut Dirinya 'Penyebar Wabah', Pria Anti-Vaksin Meninggal Terpapar Covid-19

Fotieo mengatakan dia melakukan tes cepat dengan peralatan yang dia bawa, yang memastikan dia terinfeksi.

Dia tetap berada di toilet selama sisa perjalanan, dan seorang pramugari menyediakan makanan dan minuman untuknya.

Tidak segera jelas apakah dia harus menunjukkan tes Covid-19 sebelum naik ke pesawat.

"Itu adalah pengalaman yang gila," kata Fotieo, yang berasal dari Michigan, kepada NBC News. "(Ada) 150 orang dalam penerbangan itu, dan ketakutan terbesar saya adalah memberikannya kepada mereka".

BACA JUGA: Gila! Wanita Paruh Baya Nekat Lari ke Runway Bandara untuk Hentikan Pesawat

Sebuah video yang dia posting di Tiktok dari dalam toilet jet Icelandair telah dilihat lebih dari empat juta kali. Dia memuji seorang pramugari karena membantunya selama pengalaman berat itu. 

"Dia memastikan saya memiliki semua yang saya butuhkan selama lima jam ke depan dari makanan hingga minuman dan terus-menerus memeriksa saya untuk meyakinkan saya bahwa saya akan baik-baik saja," katanya kepada NBC.

Fotieo mengatakan dia harus mengisolasi diri di hotel Palang Merah saat tiba di Islandia.

Cobaan beratnya datang di tengah penyebaran varian Omicron dari Covid-19, yang terus memicu lonjakan kasus di seluruh AS. Studi menunjukkan varian virus ini lebih ringan daripada yang lain tetapi lebih mudah menular.

Menurut pelacak Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, rata-rata harian tujuh hari kasus baru adalah 277.000 di negara itu, level tertinggi sejak awal pandemi. Tingkat kematian dan rawat inap, bagaimanapun, tetap relatif stabil.

Meningkatnya jumlah orang yang harus mengisolasi diri karena infeksi telah memberikan tekanan pada beberapa industri, termasuk perjalanan udara. Pada Kamis (30/12/2021) sekira 1.100 penerbangan di seluruh AS dibatalkan akibat infeksi virus corona, menurut situs data perjalanan udara FlightAware.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya