"Sebagai informasi, mulai 13 Oktober 2021 jamaah umrah pertama asal Malaysia berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan umrah dan SOP khusus pelaksanaan umrah dikeluarkan oleh Dewan Keamanan Nasional (MKN) pada 18 Oktober 2021," katanya. .
Hingga 30 Desember 2021, total jamaah umrah telah tiba di Malaysia sebanyak 11.108 orang dan 1.306 di antaranya atau 11,76 persen dinyatakan positif Covid-19.
Dari jumlah tersebut, 592 dinyatakan positif pada tes pertama pada hari kedatangan di Malaysia dan 714 kasus dinyatakan positif Covid-19 pada tes kedua yang dilakukan pada hari kelima karantina.
Per 31 Desember 2021, dua kasus CovidD-19 dikonfirmasi varian Omicron, menjadikan jumlah total varian tersebut menjadi 64 kasus. Sebanyak 63 di antaranya melibatkan pelancong dan satu kasus dugaan infeksi lokal.
Dari 64 kasus infeksi Covid-19 varian Omicron ini, sebanyak 32 kasus (50 persen) terdeteksi pada jamaah umrah.
"Depkes menginformasikan bahwa Institute of Medical Research (IMR) telah melakukan tes PCR terhadap 1.077 sampel kasus positif COVID-19 di kalangan pelancong dari 21 hingga 29 Desember 2021," katanya.