PERISKOP 2022: Menakar Masa Jabatan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI

Arief Setyadi , Jurnalis
Selasa 04 Januari 2022 14:04 WIB
Jenderal Andika Perkasa (Foto: Ist)
Share :

Ismail Hasani menuturkan, kalau alasan yang digunakan untuk mempanjang jabatan Andika Perkasa karena memasuki tahun politik, mengingat tahun politik mulai kencang di 2023 sampai 2024, ditambah merevisi UU, maka ini merupakan hal yang tidak baik.

“Kalau pemilu jadi alasan pembenar untuk memperpanjang Pak Andika termasuk merevisi UU, maka dia akan diperpanjang sampai 2024. Dan saya kira itu tidak baik bagi regenerasi dan juga bagi soliditas TNI,: tegasnya.

Diakuinya, memang sudah muncul rencana revisi UU TNI untuk memperpanjang masa dinas anggota TNI, baik masa jabatan dan usianya. Namun, dia menilai hal tersebut sangat berisiko karena artinya kehendak presiden untuk secara objektif mempercayai satu orang sosok, lalu merevisi UU.

“Ini biaya politiknya saya kira sangat besar dan betul-betul harus ada alasan objektif yang bisa diuji. Dan saya melihat tentu saja tidak ada alasan objektif yang valid untuk memperpanjang itu,” ujarnya.

Lagi pula, satu tahun waktu yang lumayan panjang untuk Andika Perkasa menjadi seorang panglima. Sebab, efektivitas sebuah kepemimpinan itu tergantung pada pola dan kinerja dan utamanya adalah leadership dari seorang panglima.

“Dan kita tahu dalam beberapa waktu yang amat pendek kita bsa menyimak terobosan-terobosan yang dilakukan oleh Pak Andika. Jadi satu tahun beliau tetap bisa meninggalkan legacy yang membanggakan bagi republik saya kira,” katanya.

Berbicara soal kandidat lain bila Andika Perkasa tak diperpanjang, menurut Ismail Hasani terlalu dini untuk dianalisis. Tetapi pada dasarnya, yang bisa menjadi panglima TNI adalah yang pernah menjabat kepala staf tiga matra, yakni Angkatan Darat, Udara, dan Laut.

“Tentu saja aspirasi dari berbagai pihak nanti akan muncul dengan berbagai alasan termasuk alasan kesejajaran antar setiap angkatan, karena itu rotasi antar matra menjadi juga penting,” katanya.

Siapa Andika Perkasa?

Andika Perkasa merupakan kelahiran Bandung, Jawa Barat pada 21 Desember 1964. Sebagai Panglima TNI, Andika Perkasa memiliki segudang pengalaman terutama di bidang infanteri (Kopassus). Sebelum jadi Panglima TNI, Andika Perkasa menjabat KSAD. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya