Daryono mengungkapkan zona aktif gempa di wilayah Indonesia selama bulan Desember 2021 terdapat di 10 kluster seismisitas. Dimana 10 kluster seismisitas yaitu Aceh-Nias-Sumatera Barat, Bengkulu-Lampung-Selat Sunda-Banten-Jawa Barat, Jawa Timur, Bali-Lombok-Sumbawa-Bima, Sumba-Laut Flores, Sulbar-Sigi-Luwu Timur, Gorontalo-Bolaang Mongondow, Laut Maluku-Ambon-Seram-Maluku Barat Daya, Sorong dan Papua Utara.
Dari catatan BMKG, kata Daryono, bulan Desember adalah bulan dengan jumlah aktivitas gempa paling banyak selama tahun 2021, yaitu mencapai 1.307 kali gempa. “Sementara bulan paling sedikit terjadi gempa adalah bulan Februari sebanyak 543 kali gempa,” paparnya.
(Awaludin)