Kemenkes Jelaskan Perbedaan Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Antara, Jurnalis
Kamis 13 Januari 2022 21:30 WIB
Vaksinasi Covid-19 (Foto: RFI)
Share :

Nadia mengatakan vaksin booster heterolog adalah salah satu kebijakan pemerintah di mana vaksin heterolog menggunakan vaksin ketiga dengan jenis yang berbeda dengan vaksin primer dosis satu dan kedua.

"Misalnya vaksin Sinovac yang dibuat dari virus yang dimatikan diberikan untuk dosis satu dan dosis kedua, tapi kemudian di dosis ketiga kita berikan vaksin dengan platform mRNA yaitu Pfizer atau Moderna," katanya.

Pelaksanaan vaksinasi booster saat ini, kata Nadia, diperuntukkan bagi penerima booster minimal enam bulan pada periode Januari sampai Juni 2021. "Pada waktu itu kita menggunakan vaksin Sinovac dan AstraZeneca," katanya.

Baca juga: Vaksin Booster, Warga Lansia Berharap Terhindar dari Omicron

Oleh karena itu regimen vaksin booster yang keluarkan pemerintah adalah untuk sasaran masyarakat di atas usia 18 tahun yang mendapatkan vaksin Sinovac dan vaksin AstraZeneca.

"Kalau mendapatkan Sinovac dua kali, maka kemungkinan dosis ketiga itu bisa dengan vaksin AstraZeneca atau Pfizer. tergantung nanti yang ada di faskesnya," katanya.

Baca juga: Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Pelaksanaan Vaksinasi Booster Covid-19

Untuk masyarakat mendapatkan suntikan dosis lengkap AstraZeneca, kata Nadia, maka untuk boosternya bisa menggunakan Moderna atau Pfizer.

"Apapun jenisnya hasil penelitian menyebutkan peningkatan titer antibodinya sama," katanya.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya