3. Mencari Daerah Aman dari Tsunami
Selain itu, sambung dia, BMKG juga membuat pemodelan landakan, sehingga bisa tahu daerah pesisir itu akan terlandak, tingginya berapa dan mana saja daerah yang aman.
“Ini (mitigasi) diberikan ke putra daerah untuk menjadi acuan mitigasi untuk membuat penataan berbasis mitigasi,” terangnya.
4. Sudah Risiko
Daryono menegaskan, karena bangsa Indonesia ditakdirkan untuk hidup di atas batas lempengan, maka itu menjadi risiko yang harus dihadapi. Sehingga, Indonesia harus bisa bertahan menyelesaikan masalah ini. Bukan hanya upaya-upaya yang harus dilakukan, tapi pemerintah juga terus mendukung dengan dipasangnya alat mitigasi yang lengkap di Selat Sunda.
“Sensor system ada 18, tide gauge ada 5, water level, automatic water system ada, IDSL punya KKP, BIG menaruh sensor tide gauge, 2 sirine tsunami yang ditempatkan Lampung dan Anyer, sirine tsunami ada 5 di sana,” ungkapnya.