3. Vietnam
Sepanjang 2021, Vietnam mencatatkan 68.268 kasus DBD. Beberapa kota dengan jumlah kematian tertinggi adalah Dong Nai, Binh Duong, Phu Yen, Binh Thuan, Soc Trang, dan Ho Chi Minh. Pemerintah Vietnam menegaskan akan mengatasi kasus DBD yang sangat masif di negaranya, bersamaan dengan perang melawan Covid-19. Pemerintah juga menulis surat kepada dinas kesehatan provinsi dan kota serta para direksi rumah sakit untuk menyediakan fasilitas kesehatan terbaik bagi masyarakat. Pengaturan perawatan medis juga harus dilakukan, jangan sampai persebaran Covid-19 turut pula tinggi. Pemerintah terus berupaya untuk menyebarkan informasi mengenai gejala DBD kepada masyarakat. Di samping itu, pelayanan kesehatan diimbau untuk bisa menghampiri masyarakat setempat guna melakukan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan.
4. Filipina
Sebanyak 66.655 masyarakat Filipina terserang DBD di tahun 2021. Angka ini menurun dibanding tahun 2020, yang menyentuh angka 77 ribu kasus. Kota Dumaguete, Siaton, Guihulngan, dan Tanjay merupakan sederet kota di negara tersebut dengan kasus paling tinggi. Sementara itu, pemerintah terus mengimbau masyarakat waspada. Selama musim penghujan terjadi, maka peluang terjadinya DBD akan terus terbuka.
5. Kolombia
Negara selanjutnya yang melaporkan banyaknya kasus DBD adalah Kolombia. ECDC menyebut, jumlah warga yang terserang DBD di Kolombia pada 2021 adalah 50.582. Sebanyak 52 kota di Kolombia terkena wabah DBD dan membuat pemerintah harus bekerja keras menanggulangi wabah ini. Melansir Outbreak News Today, pemerintah melalui Wakil Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan dan Sosial, Claudia Cuellar mengatakan bahwa kemungkinan besar Kolombia akan memasuki siklus epidemi pada akhir 2021 hingga awal 2022. Maka dari itu, pemerintah tengah menggaungkan imbauan agar masyarakat memahami upaya untuk menanggulangi DBD.
(Rahman Asmardika)