4 Tokoh Muslim Perempuan Pejuang dalam Proses Kemerdekaan RI

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Selasa 25 Januari 2022 07:02 WIB
Cut Nyak Dien (Foto: Ist)
Share :

Kemudian, perjuangan Cut Nyak Meutia melawan Belanda berlanjut bersama suami keduanya yaitu Pang Nanggroe. Nahas, sang suami juga tewas akibat serangan yang dilancarkan oleh Belanda. 

Cut Nyak Meutia tetap berjuang bersama pasukannya hingga wafat. Atas jasa yang telah dilakukan, Cut Nyak Meutia mendapat gelar pahlawan nasional dari pemerintah pada tahun 1964.

3. Laksamana Malahayati 

Keumalahayati atau yang lebih dikenal Laksamana Malahayati adalah panglima perang perempuan pertama di dunia dari Kesultanan Aceh. Dia sangat gigih melawan Belanda serta Portugis yang saat itu menduduki Aceh. Kiprahnya dimulai ketika membentuk pasukan laskar Inong Balee.

Dia juga membangun benteng bersama pasukannya yang diberi nama Benteng Inong Balee. Pemimpin laskar Inong Balee ini disegani musuh. Laksamana Malahayati juga turut bertempur di garis depan melawan pasukan Portugis serta Belanda yang ingin menguasai jalur laut Selat Malaka.

Atas perjuangan yang telah dilakukannya, Laksamana Malahayati mendapat gelar pahlawan nasional pada 6 November 2017.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya