Sementara pemerintah yang mereka wakili runtuh lebih dari lima bulan lalu, sekitar 90 diplomat Afghanistan tetap berada di empat pos diplomatik di AS, termasuk Perwakilan Tetap Afghanistan di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York.
Para diplomat mengatakan penangguhan rekening bank resmi mereka telah berdampak buruk pada transaksi keuangan kedutaan, termasuk gaji, sewa dan pembayaran asuransi kesehatan.
Ketika ditanya tentang status akun misi itu, juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan kepada VOA, bahwa tidak ada perubahan dalam status akreditasi anggota misi Afghanistan. Tetapi dia menolak berkomentar tentang penangguhan akun. Seorang juru bicara Citibank juga menolak berkomentar.
(Susi Susanti)