"Kalau mau membangun usaha, penduduk desa ke sini dengan membawa sesuatu seperti makanan kemudian memohon sesuatu. Permohonan harus disertai dengan nazar, jika berhasil, harus kembali memberikan sesuatu," ujarnya.
Namun Batu Berhala ini sudah jarang dilirik masyarakat di zaman sekrang, karena adanya keyakinan agama yang dipercayai. Beberapa yang masih berkunjung hanya orang-orang tua saja.
(Angkasa Yudhistira)