Mayat Pria yang Tewas Tenggelam 28 Kali Dites Positif Covid-19 dalam 41 Hari

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 16 Februari 2022 14:16 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

Sedikit yang diketahui tentang penularan infeksi Covid-19 dari mayat, jadi kasus langka ini memberi para ilmuwan informasi berharga tentang berapa lama infeksi dapat bertahan dalam tubuh bahkan setelah orang tersebut meninggal.

“Kasus saat ini menunjukkan kegigihan RNA SARS-CoV-2 hingga 41 hari setelah kematian,” tulis para peneliti dari Pusat Studi dan Teknologi Universitas sebagaimana dilansir LadBible.

“Data tentang kegigihannya sangat penting bagi ahli patologi untuk memahami kapan penanganan mayat itu aman, dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memperkirakan penularan virus.”

Tes hanya terbatas pada periode 41 hari karena pria itu dimakamkan tak lama setelah itu.

Namun, para ilmuwan menjelaskan bahwa kasus tersebut mencerminkan 'pentingnya swab post-mortem dalam semua kasus otopsi, dan tidak hanya pada potensi kematian terkait virus corona'.

Mereka juga menekankan perlunya mengevaluasi kepositifan virus dalam waktu lama setelah saat kematian, bahkan jika viral load awal dinilai rendah.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya