Sejarah 24 Februari: Perang Teluk Dimulai, AS Invasi Kuwait dan Irak

Susi Susanti, Jurnalis
Kamis 24 Februari 2022 01:06 WIB
Perang Teluk, AS invasi Irak dan Kuwait (Foto: AP)
Share :

Pasukan darat Irak juga tidak berdaya selama tahap perang ini, dan satu-satunya tindakan pembalasan yang signifikan dari pemimpin Irak Saddam Hussein adalah peluncuran serangan rudal SCUD terhadap Israel dan Arab Saudi.

Saddam berharap serangan rudal akan memprovokasi Israel, sehingga nantinya negara-negara Arab lainnya juga ikut terlibat dalam konflik. Namun atas permintaan AS, Israel tetap keluar dari perang.

Pada 24 Februari 1991, serangan darat koalisi besar-besaran dimulai. Angkatan bersenjata Irak yang ketinggalan zaman dan kekurangan pasokan dengan cepat kewalahan.

Di penghujung hari, tentara Irak telah dikalahkan secara efektif. 10.000 tentaranya ditahan sebagai tahanan, dan sebuah pangkalan udara AS telah didirikan jauh di dalam Irak. Setelah kurang dari empat hari, Kuwait dibebaskan, dan mayoritas angkatan bersenjata Irak telah dihancurkan atau telah menyerah dan mundur.

Pada 28 Februari, Presiden AS George Bush mengumumkan gencatan senjata, dan Irak berjanji untuk menghormati koalisi masa depan dan persyaratan perdamaian PBB. 125 tentara AS dinyatakan tewas dalam Perang Teluk Persia, dan 21 lainnya dianggap hilang dalam tugas.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya