Kesiapan Sirkuit Mandalika dan Gelaran Event Internasional 2022

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis
Kamis 24 Februari 2022 13:43 WIB
Pemandangan Pantai Mandalika (Foto: Dok Shutterstock)
Share :

Penyelenggaraan MotoGP yang akan digelar membuat semua mata tertuju akan pesona Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mandalika yang semula dipandang sebelah mata kini membuat kita ternganga. Bahkan sorotan dunia pun tertuju pada kawasan yang berlokasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tentunya ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Dengan Sirkuit Mandalika, Indonesia telah berhasil membangun sirkuit kelas dunia. MotoGP 2022 yang sedianya digelar Maret 2022 nanti akan menjadi salah satu perhelatan skala internasional bergengsi bagi Indonesia.

Sirkuit kelas dunia

Nama resmi Sirkuit Mandalika adalah Pertamina Mandalika International Street Circuit. Namun, untuk lebih mudahnya, kita menyebut Sirkuit Mandalika. Total panjang Sirkuit Mandalika adalah 4,31 kilometer. Sirkuit kelas dunia ini memiliki 17 tikungan dan 40 paddock (semacam garasi khusus untuk tim pembalap) permanen.

Kapasitas Sirkuit Mandalika mencapai 195.000 penonton dalam kondisi normal, atau di luar kondisi pandemi Covid-19. Jika masih dalam masa pandemi seperti sekarang ini, kapasitas Sirkuit Mandalika mencapai 114.000 penonton.

 

Motif batik kain tenun khas Suku Sasak di sirkuit Mandalika (Foto : Shutterstock)

Menariknya lagi, area run off atau pinggir aspal Sirkuit Mandalika dicat dengan motif tradisional Indonesia, yaitu motif batik yang terinspirasi dari pola kain tenun khas Suku Sasak, NTB.

Dalam proses pembangunannya Sirkuit Mandalika dilakukan dengan sangat serius. Teknologi aspal yang digunakan yaitu Stone Mastic Asphalt (SMA), merupakan campuran aspal yang digunakan untuk melapisi dan memperkuat struktur permukaan. PT Indonesia Tourism Development Corporation (PT ITDC) menggunakan aspal khusus dari Inggris untuk bagian atas trek, sedangkan bagian bawah trek sirkuit menggunakan aspal produksi Indonesia.

Bagian pinggiran sirkuit menggunakan pembatas khusus yang berasal dari Jerman. Sementara itu, batu kerikil dari berbagai lokasi di NTB digunakan untuk bagian run off gravel sirkuit. Lintasan utama Sirkuit Mandalika diupayakan memenuhi spesifikasi standar dari Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM).

Pembangunan Sirkuit Mandalika ini tidak berjalan sendiri. Pemerintah juga telah menyiapkan Jalan Bypass Bandara International Lombok (BIL)-Mandalika untuk kemudahan akses peserta balap dan wisatawan.

Ruas jalan ini memiliki panjang sekitar 17,36 kilometer. Tidak hanya menyambungkan Bandara Lombok dengan Sirkuit Mandalika, Jalan Bypass ini juga menghubungkannya dengan kawasan wisata lainnya di Mandalika.

 BACA JUGA: Mau Honeymoon? Ke Batam dan Bintan Saja

Tuan Rumah 2022

Tidak hanya MotoGP 2022 musim kedua, Sirkuit Mandalika juga menjadi lokasi penyelenggaraan World Superbike (WSBK) 2022 dan Asia Talent Cup 2022. Hal ini tentunya jadi suatu kebanggaan yang prestisius bagi Indonesia.

MotoGP 2022, Asia Talent Cup 2022, dan WSBK 2022 ini memang jadi peluang untuk lebih mengenalkan Indonesia ke dunia. Hal ini secara tidak langsung juga turut memperkenalkan Pariwisata yang terdapat di NTB. Jadi, perekonomian masyarakat setempat juga akan terangkat dari pemasukan sektor pariwisata dan terbukanya lapangan kerja dari Sirkuit Mandalika.

Menparekraf Sandiaga Uno mengungkapkan, event internasional tersebut dapat membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat dan meningkatkan perekonomian setempat.

“Saya berharap, semoga kesejahteraan masyarakat Mandalika, Lombok, dan NTB secara keseluruhan juga semakin meningkat,” kata Sandi.

Tahun 2022 ini seakan jadi momentum Indonesia unjuk gigi. Oktober 2022 mendatang, Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. KTT G20 rencananya akan diadakan di Bali.

 

SDM di Bali memiliki kesiapan dalam setiap penyelenggaraan event internasional (Foto : Wonderfulimage/Marcell Lahea)

Bali juga akan menjadi lokasi penyelenggaraan sejumlah event internasional lainnya. Di antaranya, Grand Fondo New York, Maybank Bali Marathon, Bali Triathlon, Bali Democracy Forum, serta Soundrenaline.

Tidak berhenti di situ saja, Indonesia juga kedapatan menjadi tuan rumah sejumlah event tingkat dunia lainnya. Sebutlah Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022, World Tourism Day yang diadakan tiap tanggal 27 September, dan World Conference on Creative Economy 2022.

Puluhan event internasional yang digelar di Indonesia 2022 diharapkan menjadi momentum kebangkitan kembali industri MICE dan event di Indonesia. Pelaksanaan protokol kesehatan dalam setiap penyelenggaraan event menjadi salah satu indikator keberhasilan, oleh karenanya pemerintah terus berupaya untuk mensosialisasikan kampanye Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability (CHSE) pada penyelenggaraan kegiatan event tentu hal ini perlu juga didukung oleh masyarakat dengan ikut mematuhi protokol kesehatan meskipun sudah vaksin, upayakan disiplin menerapkan 6M, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, dan menghindari makan bersama agar industri event di Indonesia bisa kembali bangkit. (WLD/VAL)

Untuk tahu info terbaru seputar wisata dan ekonomi kreatif #DiIndonesiaAja, Anda bisa follow akun IG @pesonaid_travel, Ikuti pula program Pesona Punya Kuis (PUKIS) untuk mendapatkan hadiah jutaan rupiah dan merchandise wonderful Indonesia yang akan diundi setiap minggunya.

CM

(Fitria Dwi Astuti )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya