Dia menambahkan, pihaknya bakal terus menggencot vaksinasi booster ini, baik pada lansia, warga komorbid maupun warga secara umum, salah satunya dengan berkolabolarsi dengan instansi lain dan pihak swasta. Pasalnya, penyuntikan vaksinasi booster tiap harinya cukup lambat dibandingan vaksinasi dosis pertama dan kedua.
"Dosis pertama DKI sudah bisa menyuntik 12,3 juta lebih, dosis kedua 10,3 juta lebih, nah untuk booster ini memang sedikit lebih lambat, baru sekitar 1,1 juta lebih warga. Tahun lalu sehari kami bisa suntik 200 ribu sehari, tahun ini sangat lambat," pungkasnya.
Baca Juga: 997.505 Orang di Jakarta Sudah Vaksinasi Booster
(Arief Setyadi )