Helat Pelatihan, Ketum Partai Perindo Beberkan 3 Hal Penting Public Speaking

Muhammad Farhan, Jurnalis
Jum'at 25 Februari 2022 18:38 WIB
Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (Foto : MPI)
Share :

JAKARTA - Partai Perindo menghelat acara pelatihan public speaking dan pemberitaan via daring kepada para kadernya se-Indonesia. Pelatihan tersebut ditujukan agar terciptanya jubir-jubir partai yang handal di setiap pimpinan wilayah Partai Perindo.

Ketua umum (Ketum) Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo membeberkan tiga hal utama dalam public speaking. Hary menyampaikan hal penting yang pertama ialah penguasaan materi atau masalah yang ingin dikomunikasikan.

"Kita tidak mungkin bisa meyakinkan lawan bicara jika kita tidak yakin dengan apa yang ingin kita sampaikan," ujar Hary Tanoe menjelaskan saat memberikan sambutan acara via daring, Jumat (25/2/2022).

Dia menekankan materi yang hendak disampaikan, maka perlu dipelajari dahulu sebelum berbicara. Proses pemahaman ini diperlukan, menurutnya, agar bisa mensinkronisasikan dengan situasi yang sedang dihadapi.

"Yang kedua, skill dalam menyampaikan pesannya. Harus disampaikan dengan singkat, padat, jelas meyakinkan dan tidak bertele-tele. Hal ini dilakukan agar memberikan ruang bertanya bagi orang lain," ujarnya.

Ia menilai penyampaian yang terlalu lama sehingga membuat pendengar menjadi bosan. Baginya, orang lain yang mendengar hanya ingin menangkap garis besar dari pesan yang disampaikan oleh pembicara.

BACA JUGA: Gelar Pelatihan Public Speaking bagi Kader, Ketum Perindo: Berkomunikasi Harus Tepat dan Mendalam   

"Pada hal yang ketiga, bicara itu gaya bahasanya harus harus menyesuaikan dengan siapa yang kita ajak bicara," tuturnya.

Hary Tanoe mencontohkan, jika berbicara dengan mahasiswa, maka boleh menggunakan istilah akademis. Begitu pula ketika berhadapan dengan pejabat atau petani, dirinya menekankan penyesuaian bahasa diperlukan sehingga komunikasi lebih mudah dipahami.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya