Perang Bisa Terjadi Kapan Saja, Pengamat: Langkah Tepat RI Siapkan Komcad di Masa Damai

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 26 Februari 2022 13:19 WIB
Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo (foto: istimewa)
Share :

JAKARTA - Pengamat militer Nuning Kertopati menilai langkah pemerintah Indonesia sudah tepat, dengan menyiapkan komponen cadangan (komcad) sejak dini di masa damai, yang sewaktu-waktu dapat dimobilisasi oleh negara untuk memperbesar dan memperkuat kekuatan TNI mengingat perang bisa terjadi kapan saja.

Hal ini berkaca dari konflik Ukraina-Rusia, di mana Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah resmi menekan dekret mobilisasi Komcad militer untuk menghadapi Rusia. Dengan berlakunya dekret ini, Komcad militer yang berisikan masyarakat sipil berusia 18-60 tahun bisa dipanggil untuk memperkuat militer selama satu tahun ke depan.

“Tentu saja sudah tepat Indonesia memiliki Komcad. Terlebih (Komcad) juga merupakan amanat UU,” kata Nuning dalam keterangannya, Sabtu (26/2/2022).

BACA JUGA:ASN Jalani Pelatihan Bela Negara Tahun Depan, MenpanRB: Secara Sukarela Bisa Ikut Komcad 

Presiden Joko Widodo pada 7 Oktober 2021 telah menetapkan 3.101 personel Komcad di Pusdiklatpassus Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat setelah melaksanakan latihan dasar kemiliteran selama tiga bulan.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan 2022, Januari lalu menyatakan bahwa pembentukan Komcad program 2021 akan dilanjutkan pada tahun ini mengingat dinamika lingkungan strategis baik global, regional, maupun nasional yang kompleks dan berpotensi memunculkan ancaman militer.

BACA JUGA:Kembali Buka Rekrutmen, Ini Keuntungan dan Fasilitas Menjadi Komcad 

Di Indonesia, Komcad merupakan salah satu program sukarela (tidak wajib) yang diamanatkan dalam UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (UU PSDN), yang menyatakan bahwa Komcad sebagai salah satu usaha pertahanan negara, dapat dikerahkan untuk menanggapi tidak hanya ancaman militer tapi juga ancaman non-militer dan ancaman hibrida.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya