JAKARTA - Sukitman, anggota Kepolisian Sektor Kebayoran Baru mengejapkan matanya. Ia kaget ketika beberapa prajurit Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD) membangunkannya.
Kejadian ini terjadi pada Minggu, 3 Oktober berlokasi di Lubang Buaya. Dua hari sebelumnya, kerumunan massa PKI menculik dia. Namun, sudah tak nampak keberadaannya.
Berawal ketika Sukitman sedang berpatroli di Jalan Iskandarsyah, ia diringkus sekelompok militer dan dibawa ke Lubang Buaya. Untungnya, ia berhasil lolos dan bersembunyi di kolong truk yang terparkir di depan rumah, hingga tertidur pulas.
Pasukan khusus yang sedang mencari para jenderal itu membawa Sukitman ke Cijantung untuk dilaporkan ke Sarwo Edhie. Awalnya, dia menolak menceritakan pengalamannya tiga hari terakhir.
Baca juga: Serangan Melegenda 30 Prajurit Kopassus "Les Spiritesses" Kalahkan 30 Ribu Pemberontak Kongo
Namun, setelah Sarwo meyakinkan bahwa banyak yang bergantung padanya, Sukitman membeberkan lokasi markas PKI di Lubang Buaya.
Baca juga: Minggu Negara Prajurit Kopassus, Terancam Disiksa bak Tahan Perang