Galaunya Prabu Brawijaya V atas Kondisi Kerajaan Majapahit: Apa yang Mesti Aku Lakukan?

Alvin Agung Sanjaya, Jurnalis
Senin 28 Februari 2022 08:01 WIB
Prabu Brawijaya V. (Foto: sangpencerah.id)
Share :

Nampaknya, yang bertanya maupun yang ditanya sama-sama larut dalam persoalan yang sedang dihadapi Majapahit.

Tiba-tiba, Sang Permaisuri mengutarakan isi hatinya, "Sekarang saya baru ingat....!" Ratu Dwarawati sambil memperbaiki posisi duduknya.

"Iya Kanda Prabu, saya teringat terhadap keponakan saya, Sayyid Rahmat alias Raden Ali Rahmatullah dari Negeri Cempa (Thailand), mohon kiranya Kanda Prabu mengundang dia (Raden Rahmatullah), karena ia sangat ahli dalam urusan mengajar tentang akhlak-moral." ujar Sang Ratu.

Prabu Brawijaya terdiam berpikir sambil mengingat-ingat juga tentang Raden Ali Rahmatullah. "Dulu, saat saya singgah ke Negeri Cempa, dia (Raden Rahmat) kan masih kecil dan belum bisa apa-apa?"

"Itu kan dulu..! Tetapi setelah ia tumbuh menjadi dewasa, berdasarkan kabar yang saya dengar dari saudaraku Chandrawulan, Raden Rahmat memang jagonya dalam urusan membenahi kebobrokan akhlak-moral." ungkap Sang Ratu.

"Iya...ya...Raden Rahmat itu kan putra Syaikh Ibrahim Asmarakandi alias Ibrahim Al-Ghazi dan cucu Syaikh Jamalluddin Jumadil Kubra? Mereka adalah ulama besar yang tak diragukan lagi kemampuannya," jelas Prabu Brawijaya V.

Prabu Brawijaya V pun langsung percaya atas saran dari Permaisurinya itu bahwa Raden Rahmat akan mampu menjalankan tugas berat tersebut.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya