JAKARTA - Konflik hebat yang terjadi antara Rusia dan Ukraina terus menyita perhatian dunia. Penyerangan atau Invasi Rusia ke Ukraina terjadi pada 24 Februari 2022 lalu.
Sejak itulah, spekulasi tentang akan terjadinya Perang Dunia 3 mulai beredar. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Larlov, seperti dilansir dari Business Standard, menyatakan bahwa apabila Perang Dunia ketiga terjadi, maka itu akan melibatkan senjata nuklir dan menimbulkan kerusakan parah.
Perang Dunia ketiga diramalkan mungkin saja terjadi karena Ukraina juga masih memiliki teknologi nuklir peninggalan Soviet dan sarana pengiriman senjatanya.
Kesanggupan Ukraina untuk melakukan perlawanan sangat berpotensi memantik Perang Dunia 3. Meskipun Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa telah menjatuhkan sanksi ekonomi ke Rusia, namun hal itu dipandang kurang berdampak. Sebab, Rusia akan dibantu para sekutunya (seperti Tiongkok) yang notabene sangat kuat di sisi ekonomi.
Baca juga: Video Tunjukkan Tank Rusia Terbakar di Ukraina, 280 Unit Dihancurkan Rudal yang Dipasok AS
Terlepas dari segala pendapat tentang peluang terjadinya Perang Dunia 3 akibat konflik dua negara pecahan Uni Soviet ini, sebenarnya ramalan terkait adanya perang besar diungkap oleh Nostradamus.
Baca juga: Pentagon: Rencana Polandia Kirim Jet Tempur ke Ukraina Akan Seret NATO ke Konflik Militer
Ia adalah seorang pengarang dan peramal terkemuka asal Prancis yang lahir pada tahun 1503. Nostradamus meramalkan akan terjadi pertempuran besar antara para pemilik kekuatan besar.
Prancis disebut-sebut akan menjadi negara awal pecahnya konflik. Selanjutnya, konflik terus melebar ke seluruh negara di benua Eropa. Disebutkan perang tersebut akan berlangsung sangat alot yakni 27 tahun dan merupakan peristiwa menakutkan bagi seluruh masyarakat dunia. Banyak masyarakat yang kemudian mengaitkan ramalan Nostradamus tersebut dengan prediksi pecahnya Perang Dunia 3.
Nostradamus menulis ramalannya itu dalam sebuah buku berjudul Les Propheties. Buku tersebut berisi 942 tulisan yang memprediksikan kejadian di masa depan. Sayangnya, banyak ramalannya yang disalahartikan dalam menyikapi kejadian atau fenomena yang terjadi. Nostradamus wafat pada 2 Juli 1566 di Salon-de-Provence, Prancis.
(Susi Susanti)