DENPASAR - Polda Bali mengungkapkan penanganan kasus dugaan penipuan robot trading Fahrenheit dilimpahkan ke Mabes Polri.
"Penanganan laporan para nasabah selanjutnya ditangani Mabes Polri," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi, Kamis (17/3/2022).
Menurutnya, penyelidikan kasus diambil alih Mabes Polri karena korban robot trading Fahrenheit tidak hanya berasal dari Bali, melainkan dari beberapa daerah di Indonesia.
Baca Juga: Polri Usut Judi Berkedok Trading yang Diblokir Kemendag
Di Mabes Polri, penyelidikan ditangani langsung Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim. Polda Bali selanjutnya akan membantu dan menunggu petunjuk.