PALU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) berharap hasil Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai Perindo menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Pasalnya potensi sumber daya alam (SDA) di Provinsi Sulawesi Tengah terkenal cukup bagus dan kaya, sayangnya selama ini pengelolaannya kurang dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulteng Rudy Dewanto berharap Rakerwil DPW Perindo Sulawesi Tengah ini bisa menghasilkan sesuatu hasil yang terbaik dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
"Semoga bisa menghasilkan keputusan terbaik yang bukan hanya bermanfaat bagi Perindo dan bermanfaat bagi daerah memasyarakat sebagai konstituen sebagai pemilik suara," ucap Rudy Dewanto, pada Sabtu siang (19/3/2022).
Di hadapan jajaran Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Sekjend, dan pengurus DPP Perindo, Rudy memamerkan bagaimana potensi kekayaan laut dan daratan bumi Sulawesi Tengah. Di laut misalnya, Sulawesi Tengah terkenal dengan potensi perikanan dan udang vanamenya yang cukup banyak.
Baca juga: Mantapkan Persiapan dalam Rakerwil, DPW Perindo Sulteng Siap Hadapi Pemilu 2024
"Bahkan tambang memiliki yang terlengkap di Indonesia dengan delapan jenis tambang yang menjanjikan di antara lain nikel, emas, ada biji besi dan seterusnya," katanya.
Baca juga: Ketum Partai Perindo Soroti Mahalnya Harga Minyak Goreng
Sayang potensi tersebut selama ini belum dapat dikelola secara maksimal dan jadi tumpuan masyarakat daerah Sulawesi Tengah menuju kesejahteraan. Ironisnya, di tengah potensi kekayaan alamnya, masih ada persoalan - persoalan kemiskinan dan stunting terhadap balita serta anak-anak di Provinsi Sulawesi Tengah. Hal ini akhirnya mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sulawesi Tengah sendiri.
"Oleh karenanya pemerintah provinsi telah mencanangkan program strategis untuk mengatasi masalah tadi, membangun walaupun tanpa mengandalkan APBD, mou dengan BRI penyaluran KUR kepada pelaku UMKM. Alhamdulillah telah nampak keberhasilannya," tuturnya.
Penurunan angka kemiskinan disebut Rudy, merupakan keberhasilan dari Pemprov Sulteng untuk menurunkan tren angka kemiskinan yang ada. Hal ini dibuktikan dari data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut, ada penurunan sekitar satu persen terhadap angka kemiskinan, yang berbanding dengan adanya kenaikan persentase kenaikan pertumbuhan ekonomi daerah.
"Akhir tahun 2021 data BPS turun satu persen, dari 13 persen, turun ke 12 persen. Laju pertumbuhan ekonomi kita 11,7 persen. Data terbaru BPS beberapa hal angka kemiskinan tadi memang sudah turun," tukasnya.
(Fakhrizal Fakhri )