Kisah Hendra, Pelukis yang Pernah Bikin Mata Bung Karno Berkaca-kaca

Solichan Arif, Jurnalis
Jum'at 25 Maret 2022 11:26 WIB
Pelukis Hendra Gunawan (foto: dok pribadi)
Share :

Nama Hendra sebagai perupa sekaligus pematung, moncer. Pada tahun 1951, Pemerintahan Soekarno mengutusnya sebagai delegasi Indonesia dalam acara Youth Festival di Berlin Timur, Jerman Timur. Hendra juga mendapat fasilitas untuk bermuhibah.

Dalam rangka melihat karya seni, ia berjalan-jalan ke Italia, Rumania, Uni Soviet, dan Tiongkok. Hendra menyaksikan karya mural Diego Rivera, seniman Mexico ternama. Ia berharap besar bisa datang ke Mexico untuk belajar seni mural.“Namun keinginan yang kuat ini, tidak pernah menjadi kenyataan dalam hidupnya”.

Pada 20 Mei 1953, Monumen Tugu Muda Semarang berdiri di mana Presiden Soekarno yang meresmikan. Relief perjuangan yang menghiasi kaki monumen berukuran besar tersebut merupakan garapan Hendra bersama seniman Pelukis Rakyat.

Bung Karno sudah lama merasa terkesan dengan karya seni Hendra. Pada saat Republik Indonesia masih berusia setahun, Bung Karno pernah meminta Hendra menggelar pameran lukisan di Gedung Komite Nasional Indonesia (KNI) di Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Bung Karno juga sekaligus menjadi sponsornya. Saat pembukaan acara yang akan diresmikan Bung Karno, panitia meminta para pelukis membatasi jumlah pengunjung, dengan alasan jangan sembarang orang bisa masuk.

Hendra menolak dan diam-diam menyiapkan sesuatu yang mengejutkan. Di ruangan pameran lukisan, sejumlah besar gelandangan atau kere yang diseragami, mendadak hadir untuk menyambut Bung Karno.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya