Para dokter telah memberi tahu orang tua bahwa mereka memiliki anak kembar setelah melakukan USG tetapi tidak mengetahui kondisi ini. Tangan ketiga mengarah ke belakang di antara dua wajah.
Sebelumnya, pada 2018, seorang bayi yang lahir dengan dua kepala selamat dari operasi yang mengamputasi kepala kedua.
Sana Hilel, dari Aleppo, Suriah, melahirkan anak ketujuhnya, Abdullatif Shekrak, melalui operasi caesar setelah cranium bifidum terdeteksi di dalam rahim.
Menghadapi kematian, bayi itu dengan cepat dipindahkan ke Rumah Sakit Perkembangan Iskenderun. Lalu dokter spesialis bedah otak, saraf dan tulang belakang mengangkat kepala kedua.
Dr Mehmet Koparan, yang melakukan operasi, mengatakan kasus yang parah ini seringkali berakibat fatal.
“Secara umum encephalocele (kranium bifidum) terjadi pada satu dari 5.000 kelahiran hidup,” katanya.
"Tingkat tiga dan empat kurang umum, dan sering mematikan. Kasus ini tingkat tiga,” ujarnya.
(Susi Susanti)