Sementara, terpantau jemaah yang datang dipersilakan menitipkan alas kaki di tempat khusus penitipan. Jemaah, berkumpul di dalam masjid sejak salat Isha dimulai Pukul 19.21 WIB. Di hari kedua, terlihat jamaah yang datang cukup renggang dibanding hari pertama.
Sedangkan dari segi teknis Salat tarawih, digelar dengan total 20 rakaat ditambah salat witir tiga rakaat. Setelah selesai melaksanakan tarawih, doa dan niat puasa pun ikut dibacakan.
Sebelumnya, Imam besar Masjid Istiqlal Jakarta KH Nasaruddin Umar mengatakan bahwa Masjid Istiqlal Jakarta akan dibuka saat pelaksanaan salat eid atau Idul Fitri 1443 Hijriah mendatang. Namun, dengan satu catatan angka Covid-19 tak mengalami lonjakkan.
”Dibuka dibuka Insyaallah. Kita berdoa. Kecuali ada pendadakan Covid-19 kita gak tahu ya,” kata Nasaruddin kepada awak media di pintu VIP Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (25/3/2022).
Kendati demikian, Nasaruddin belum dapat memastikan terkait kapasitas Masjid Istiqlal akan dibuka berapa persen. Sebab, kalau dibuka semua hingga koridor dan halaman masjid bisa mencapai 300%.
”Kami belum bisa memastikan 100 persennya. Karena 100 persennya Istiqlal itu bisa di ukur dari mana kalau di ukur dari karpet merah itu baru sekitar 50 persen kita ini kan kapasitasnya bisa 300 persen kalau koridor dan halaman di pakai,”ujarnya.
(Awaludin)