Melalui Inovasi Blockchain Based CSR Program TokoCare, TokoCrypto Raih Penghargaan Digital Innovation Award 2022

Karina Asta Widara , Jurnalis
Senin 04 April 2022 10:31 WIB
Rieka Handayani selaku VP of Corporate Communication Tokocrypto menerima penghargaan DIA 2022./ (Foto: MNC Portal)
Share :

"TokoCare sendiri merupakan inisiatif dari Tokocrypto dalam ranah CSR yang mengusung KolaborAKSI (berkolaborasi dan beraksi). Melalui TokoCare, Tokocrypto menjalankan berbagai program CSR bersama dengan mitra untuk menanggulangi isu sosial," kata Rieka saat ditemui usai Acara.

 Lebih lanjut Rieka mengatakan bukti nyata dari inovasi ini, yakni di mana tahun lalu TokoCrypto melalui TokoCare melakukan beberapa aksi sosial sebagai percepatan penanganan Covid-19. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi blockchain yakni, bergabung di gerakan Oxygen for Indonesia dan berkolaborAKSI dengan berbagai mitra untuk penggalangan dana melalui lelang NFT yang pertama dilakukan di Indonesia. Peran dari TokoCare sendiri yakni, menghadirkan pendanaan untuk program CSR yang berkelanjutan dalam bentuk NFT Charity.

"Pelelangan tersebut berhasil mengumpulkan dana dalam ETH yang setara dengan 700 ribu dollar atau sekitar Rp10 miliar (berdasarkan harga ETH saat penggalangan dana berlangsung) dalam waktu yang sangat singkat dengan berhasil menjual total 1024 NFT," tuturnya.

Penggunaan teknologi Blockchain dikatakannya mampu membawa berbagai hal kebaikan. Mulai dari menciptakan transaksi yang lebih efisien, transparan dan jauh lebih aman.

"Misalnya saja dalam pelelangan amal, kami menggunakan NFT yang didasari teknologi blockchain. NFT dirasa tepat karena memiliki berbagai keunggulan, mulai dari pelelangan bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa batas wilayah, transaksi lebih aman dan tentu lebih menarik para donasi,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Rieka, juga dengan implementasi system tracker berbasis blockchain di oxygen tank, bisa membantu pemerintah memastikan distribusi dan kebutuhan oxygen di berbagai daerah Indonesia saat kondisi Covid-19 ada di puncak gelombang Delta tahun lalu," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya