Terjunkan Ribuan Pasukan saat Aksi 11 April, Jenderal Kopassus: Tidak Bawa Senjata Api!

Riezky Maulana, Jurnalis
Senin 11 April 2022 09:42 WIB
ilustrasi: Okezone
Share :

JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto menggelar apel pasukan pengamanan aksi unjuk rasa 11 April yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Gedung DPR RI Jakarta Pusat.

(Baca juga: Aksi 11 April, Jenderal Kopassus Turun Tangan Terjunkan Ribuan Personel TNI)

Dalam apel tadi, Jenderal bintang dua yang malang melintang di Korps Baret Merah Kopassus ini memastikan, pihaknya akan membantu pihak kepolisian.

"Tadi saya mengambil apel, bahwa kita akan membantu Polri mengamankan aksi unjuk rasa," ujar Untung kepada MNC Portal, Senin (11/4/2022).

Dalam apel itu, kata Untung, dirinya memastikan bahwa personel yang bertugas tidak akan membawa senjata. Baik itu senjata api maupun senjata tajam.

"Saya meyakinkan tidak ada anggota yang membawa senjata baik senjata api maupun tajam," jelasnya.

Tak hanya itu, dirinya juga telah memerintahkan kepada jajarannya untuk tidak bertindak kasar kepada para peserta aksi demo. Dia menganggap mahasiswa yang melakukan aksi juga sebagai anaknya.

"Perlakukan pengunjung rasa dengan persuasif, aggap pengunjuk rasa itu anak anak kita. Kami juga mengharap tidak ada tindakan anarkis dalam aksi tersebut," ucapnya.

Kodam Jaya sendiri akan mengerahkan sebanyak 1.330 personel dalam pengamanan aksi ini. "Sesuai permintaan Kapolda kita mengerahkan 1330 untuk mengamankan unjuk rasa kali ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat keamanan yang bertugas dalam pengamanan aksi unjuk rasa Senin 11 April mendatang, untuk tidak melakukan tindakan kekerasan. Mahfud MD juga mengimbau agar aparat bisa bertugas dengan baik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya