Strategi Raja Majapahit Hadapi Serangan Kediri

Aulia Oktavia Rengganis, Jurnalis
Selasa 12 April 2022 06:04 WIB
Ilustrasi Prabu Brawijaya (sangpencerah.id)
Share :

SERANGAN yang dilakukan oleh Prabu Girindrawardhana dan prajurit Kediri terhadap Majapahit jelas menjadikan perenungan panjang bagi Prabu Brawijaya V.

Hal ini tentu saja menjandi perbincangan antara Prabu Brawijaya V dengan Sabda Palon dan Naya Genggong, dua orang penasihat Majapahit.

Sebelumnya, Sabda Palon mengungkapkan dengan dilakukan penyerangan oleh Prabu Girindrawardhana, maka kemungkinan besar ia telah mengetahui kelemahan Majapahit.

Oleh karena itu, Sabda Palon mengimbau agar Prabu Brawijaya V hendaknya selalu meningkatkan kewaspadaan karena serangan dari Prabu Girindrawardhana bisa datang kapan saja.

Bagaimanapun, saran dan masukan dua orang penasihatnya Sabda Palon dan Naya Genggong sangat penting bagi Prabu Kertabhumi.

Selain itu, atas serangan Kediri kepada Majapahit itu nampak sekali bahwa tugas para telik sandi Majapahit seperti kecolongan sebab bagaimana ada serangan besar-besaran seperti itu tidak diketahui sejak awal?

Dalam perbincangan di istana Majapahit itu pun juga dibahas mengenai siasat atau strategi perang, antara lain dikemukakan bahwa pertahanan yang baik adalah menyerang. Tumenggung Supa pun merasa getem getem atau marah atas serangan Prabu Girindrawardhana.

"Sinuwun," ujar Tumenggung Supa, "bagaimana kalau kita serang saja Kediri? Daripada kita menunggu dalam kecemasan, bukankah lebih baik kita melakukan penyerangan kepada Kediri?"

Prabu Brawijaya V termangu. Hati dan pikirannya menjadi ragu, haruskah ia memerintahkan pasukan Majapahit untuk menyerang Kediri?

"Adhi Tumenggung Supa," kata Prabu Brawijaya V lirih,"daripada kita menyerang Kediri, rasanya lebih baik kita memperkuat barisan prajurit Majapahit, yakni dengan merekrut prajurit dalam jumlah besar guna menghadangi prajurit Kediri jiwa sewaktu-waktu datang lagi menyerang Majapahit."

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya