JAKARTA - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan, hal-hal yang harus diperhatikan masyarakat selama mudik lebaran ke kampung halamannya.
"Setidaknya terdapat tiga hal yang menjadi dasar kehati-hatian ini yaitu yang pertama kegiatan silahturahmi yang kita lakukan pada periode idul Fitri yang akan datang banyak melibatkan interaksi dengan kelompok rentan seperti lansia anak-anak dan penderita komorbit," ujar Wiku dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (19/4/2022).
BACA JUGA:Modifikasi Alur Perjalanan Disiapkan untuk Cegah Penumpukan Penumpang saat Mudik
Wiku juga mengatakan, bahwa resiko terpapar virus menjadi lebih besar bagi masyarakat yang baru saja melalui perjalanan jarak jauh. Serta mengunjungi fasilitas umum dengan kepadatan tinggi
"Yang ketiga keberadaan kasus tanpa gejala di sekitar kita. Bukan tidak mungkin kita tertular dan menjadi sumber penularan," ungkapnya.
BACA JUGA:Terminal Penumpang Nusantara Pelabuhan Tanjung Priok Mulai Ramai Pemudik
Wiku menyebut bahwa bahwa jika dilihat dari ketiga lonjakan kasus yang laiu nyatanya terjadi di tengah kebijakan pembatasan mobilitas selama periode libur panjang termasuk idul Fitri.
"Namun saat ini pemerintah telah melakukan penyesuaian kebijakan yakni tidak lagi melakukan pembatasan mobilitas sehingga berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat dalam jumlah yang besar," pungkasnya.
(Awaludin)