JAKARTA - Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) gerak cepat melakukan penanganan kecelakaan bus TransJakarta di Tol Jagorawi Km 02.400 arah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Jumat 22 April lalu.
Direktur Utama (Dirut) Perum PPD Pande Putu Yasa mengatakan, kecelakaan bus TransJakarta itu terjadi setelah selesai memberikan pelayanan. Bus pun sedamg dalam perjalanan mengisi bahan bakar sekira pukul 21.45 WIB.
"Setiba di Jalan Tol Jagorawi Km 02.400 arah TMII, pengemudi Bus TransJakarta Perum PPD berinisial RS kehilangan kesadaran sehingga kehilangan kontrol atas bus yang dikendarainya," kata Pande dalam keterangannya, Sabtu (23/4/2022).
Dia menuturkan, peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut mengakibatkan tiga mobil yang berada di dekat lokasi kejadian mengalami rusak berat. Kejadian langsung ditangani oleh Petugas Lapangan Perum PPD, PT. Transportasi Jakarta, Polda Metro Jaya.
Baca juga: Tabrakan, Motor Masuk Kolong Bus Transjakarta di Kelapa Gading
"Telah dilakukan pemeriksaan oleh TIM medis PT Jsa Marga yang melaporkan bahwa Pramudi RS dinyatakan meninggal dunia di tempat dan tak ada korban lain. Hanya kerugian materiil atas kerusakan berat kendarannya," jelasnya.
Dia menegaskan bahwa Perum PPD fokus dan berkomitmen penuh dalam penanganan peristiwa ini. Pihaknya akan melakukan upaya untuk meminimalisir terjadinya kejadian kecelakaan lalu lintas.
Baca juga: Ini Kronologi Kecelakaan Bus Transjakarta di Tol Jagorawi hingga Tewaskan Sopir
“Perum PPD berkomitmen untuk terus berkooperatif untuk penyidikan yang dilakukan oleh berbagai pihak agar tidak lagi ada hal serupa yang terjadi di masa mendatang," ungkapnya.
Selaku operator Transjakarta, kata Pande, Perum PPD telah melakukan pengarahan sebelum dan sesudah pelayanan, pengecekan kondisi kendaraan dan jasmani pramudi sebelum beroperasi. Tak hanya itu, ada pula kewajiban mengikuti medical check up secara berkala.
Menurut Pande, Perum PPD siap berkoordinasi untuk penyelesaian kewajiban terhadap korban dan berkomitmen terus mendorong pelayanan yang mengutamakan keselamatan dan keamanan.
"Atas nama manajemen Perum PPD, kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak RS saat menjalankan tugasnya dan semoga keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan," katanya.
Baca juga: Mobil Terguling di Depan Kampus Trisakti
(Fakhrizal Fakhri )