Selain bencana alam, dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularan COVID-19. Pergerakan orang dalam jumlah besar harus diantisipasi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya menyiagakan 22 Disaster Relieve Unit (DRU) dilengkapi alat berat yang dapat dipakai sewaktu-waktu jika ada bencana.
"BPBD juga menyediakan posko di wilayah kabupaten/kota yang rawan bencana yang diisi petugas BPBD, Dishub, Damkar, PMI, ORARI, hingga Pramuka," katanya.
(Widi Agustian)