JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) mencatat hasil pemantauan kejadian bencana selama periode 1 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 2 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. Dalam rentang waktu tersebut, BNPB menyoroti dua kejadian baru yang memerlukan perhatian khusus akibat dampaknya terhadap masyarakat.
Kejadian baru pertama terjadi di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, berupa cuaca ekstrem yang mengakibatkan kerusakan permukiman warga pada Rabu 31 Desember.
“Peristiwa ini berdampak pada 19 kepala keluarga atau 61 jiwa,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (4/1/2026).
Aam mengatakan sebanyak dua unit rumah mengalami rusak berat dan 15 unit rumah rusak ringan. Wilayah ini masih berada dalam Status Siaga Darurat Provinsi Jawa Barat yang berlaku sejak 13 September 2025 hingga 30 April 2026.
“Hingga laporan ini disusun, material bangunan rumah yang ambruk telah berhasil dibersihkan oleh pihak terkait bersama masyarakat setempat,” katanya.